Kekuatan senyum dalam metamorfosa seorang idi
dar sekarang ( telat banget ya).Idi yang sejak SD, SMP dan SMA adalah sosok anak yang kuper, ga gaul bahkan nda bisa bergaul dengan siapapun, tidak pernah punya bahan obrolan yang asik ( hanya bisa ngobrolin pelajaran dan pelajaran) tapi tetep bisa punya beberapa teman ( bukan mau nyombong lho ya tapi memberikan contoh real aja). Tapi Alhamdulilllah sampai sekarang temen2 idi di SD, SMP dan SMA tid ak pernah melupakan idi ( pasti nya mereka inget idi mungkin karena ke culunan dan kekuperan idi ya J).
Waktu terus berjalan dan idi harus survive sendiri di
rlahan tapi pasti, idi coba untuk buka silaturahmi dengan sapapun, dan menerima kepercayaan untuk berkarya.
Senyum memang memberikan banyak kekuatan buat idi untuk melangkah. Alhamdulillah di masa kuliah ini bisa merubah idi yang kuper, culun dan nda gaul menjadi idi yang ceriwis, nda bisa diem ( selalu pengen berkarya) dan bisa mebuka silaturahmi dan pertemanan dengan banyak pihak. Tentunya semua ini juga nda akan terjadi kalo Alloh nda berkenan ya. Sejak awal idi mulai menapakkan kaki di dunia kerja, pekerjaan yang diberikan ke idi selalu pekerjaan yang berhubungan dengan banyak orang. Idi memulai karir sebagai stand guide untuk perusahan garment milik om dan dilanjutkan dengan menjadi marketing di perusahaan tersebut. Selanjutnya idi diajak mas wawan dan mba nina untuk menjadi customer relation di PrimeTime English Course ( dimana idi harus berhubung berbagai karakter orang baik dari mahasiswa, pegawai, dosen, peti
nggi kampus dan dengan pihak lainnya. Sekarang idi bareng inge, euis dan danny tergabung dalam LINGUAFRANCAINSTITUE yang mengantikan posisi PrimeTime di lingkungan IPB. ( makasih ya mas wawan dan mba nina atas kepercayaannya dan ilmu2nya).
Meski Idi udah jauh berbeda dari idi yang dulu tapi idi memang masih belum bisa seperti oran g2 lain yang luwes dalam pergaulan nya tapi idi masih akan tetap berupaya untuk bisa menjadi semakin baik dan semakin luwes dalam pergaulan, pelan tapi pasti lah dan rasanya perubahan idi yang dulu dan sekarang itu makin terlihat dan terasa. Saat idi ketemu dengan temen2 SD, SMP or SMA. Reaksi mereka nunjukkan mereka sangat kaget dengan perubahan idi, ada yang bilang , “ di…… loe kok berubah banget jadi ceriwis banget… kontras banget sama waktu SMP. ” ada juga yang bilang, ” wah jangan2 karena efek bandung nih,..... idi yang pendiam jadi ’maceuh’ begini.” ada lagi yang bilang, ” sec fisik sih nda berubah tapi ya ampun..... idi sekarang jadi ’ rame’ dan bisa diajak ngobrol apapun... tapi gw lebih seneng idi yang sekarang.”
Kalo ada komen dari temen2 SD, SMP or SMA , idi cuman smile dan bilang “ ok deh nanti pas reuni idi launching ulang ya biar nda pada kaget .” Sekarang idi pun bisa
sobatan sama temen2 yang dulu nda pernah idi ngobrol bahkan tau keberadaannya saat idi masih satu sekolah dengan mereka ( maklum lah kuper J). Persahabatan2 yang makin seru baik yang mulai tercipta baik dengan teman2 baru maupun temen lama setelah idi menjadi sosok idi yang sekarang.
Hal yang membawa idi menjadi pribadi yang baru ,salah satunya adalah senyum...... Meski idi kuper tapi idi nda pernah meninggalkan senyum, idi selalu berusaha untuk selalu mengawali hari dengan senyum, melakukan semua hal dengan senyum, apalagi kalo bertemu orang.... usahain nda dengan wajah cemberut deh. Karena kata mamah kalo kita tersenyum tuh bisa memdapatkan banyak berkah. Mamah selalu ingetin idi untuk senyum dan senyum. Dalam memberikan senyum yang tulus itu kita nda usah membedakan derajat orang, membedakan tingkat ekonomi juga bentuk fisik dan wajah. Berikan senyum itu dengan ikhlas, kita akan mendapatkan berkah yang banyak banget. ( makasih ya mah dan selalu ingetin idi untuk senyum).
Dan terbukti banget deh senyum membawa idi pada banyak kesempatan untuk berkarya, idi bisa kenal banyak orang baru dan sebagainya
Mudah- mudahan idi akan bisa selalu tersenyum dan tersenyum dalam berkarya dan menjalin silaturahmi J

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home