SELFISH
Budaya selfish ini rasanya semakin hari semakin menjadi ternd saja dikalangan manusia yang pengen dibilang modern dan maju. Dengan alasan kesibukan, mereka pun dengan bangga akan bilang
- aduh sorry ya abis kejar setoran nih.
- Maaf ya nda sempet euy
Apa iya sih sebegitu sibuk dan padat kesibukan kita sampai untuk ber say hi atau tersenyum pun tidak sempat?
Kalo bahasa planetnya dimana bumi di pi jak di situ langit di junjung. Rasanya sekarang bahasa itu sudah akan tinggal kenangan saja. Karena ternd sekarang ya terjadi adalah dimanapun kita berpijak ya gw tetep bisa aja semau gw, senak gw. Tanpa mesti peduli gw hidup dimana, ada siapa di sekitar gw dan gw nda mesti berbagi dengan siapapun dunk.
Apa yang membuat selfish ini menjadi trend yang sangat kuat? Sebenarnya dalah rasa malas, rasa tidak ingin berbagi meski hanya untuk berbagi senyum, berbagi tawa, berbagi tempat apalagi berbagi kebahagiaan.
Selfih bisa berawal hadir dari perasaan takut dan pikiran negative ……… bila pengaruhnya semakin kuat akhirnya akan membuat kita semakin egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Bahkan saat kita tau ada orang laen yang bisa kita bantu.
Contoh kecil adalah :
Beberapa waktu lalu ada seorang mahasiswa yang terserang lebah saat sedang berjalan pulang di arah gym sebuah kampus. Enatah bagaimana awalnya tapi akhirnya wajah sang mahasiswi berjilbab ini pun diserang banyak lebah.
Apakah ada teman2nya yang peduli atau tergerak untuk menolongnya? Ternyata nda tuh…….. umi salah seorang pesuruh di lingkungan kampus yang kebetulan lewat dan melihat kejadian itu sampe teriak marah bercampur heran dan gemas. Gimana engga di saat ada seorang teman mereka yang butuh bantuan ( meski beda fakultas, beda asrama, beda umur, beda jenis kelamin ( mungkin), beda mata kuliah) temen yang lainnya hanya memandang tanpa ada reaksi ingin menolong atau melakukan bantuan apa deh. Atau malah ada yang sok pura2 nda liat or nda denger teriakan minta tolong itu.
Akhirnya umi yang nolongin mahasiswa berjilbab itu …….. untung nda terlalu parah karena langsung dibaw ke klinik terdekat.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home